Panduan Umum Beternak Ayam Potong

Panduan Umum Beternak Ayam Potong

Posted on 8 views

Panduan Umum Beternak Ayam Potong Daging ayam potong berasal dari ras broiler dimana tingkat permintaan di pasaran sangat tinggi. Tak heran jika budidaya ayam potong merupakan solusi tepat untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal. Selain itu, anda pun bisa menjawab kebutuhan pasar yang semakin tinggi. Proses budidaya ayam potong memang memerlukan modal serta teknis yang optimal. Hal ini disebabkan perawatan hingga masa panennya memiliki kondisi lebih rentan terserang penyakit serta virus. Namun masa dari pembibitan sampai panen tergolong lebih singkat.

Berbeda dengan ayam kampung yang memiliki waktu ternak lebih lama, ayam potong bisa anda panen hanya dalam waktu 1 bulan. Selain itu, untuk mendapatkan hasil maksimal, anda pun tidak perlu mengawinkan antara indukan jantan dan betina. Pasalnya ayam broiler ini bisa bertelur sendiri dengan beberapa metode sederhana. Anda pun bisa mengambil telur dan dagingnya secara bersamaan dalam masa panen sehingga labanya lebih optimal. Berikut ulasan selengkapnya untuk panduan umum ternak ayam potong.

Cara Ternak Ayam Potong

  1. Pemilihan bibit

Bibit yang baik adalah indukan yang memiliki gerak aktif serta tubuh bulat. Selain itu jika bulunya bersih dan mengkilat maka anda bisa memilih indukan tersebut. Perhatikan pula bagian hidung, mata dan lubang anusnya. Jika bagian tersebut bersih dan tidak terdapat parasit maka anda bisa menjadikannya sebagai indukan. Dari indukan yang sehat maka akan berkembang anakan yang berkualitas sehingga hasil ternak lebih maksimal.

  1. Kandang

Anda bisa memilih jenis kandang panggung atau litter. Tipe kandang panggung memiliki kondisi lebih bersih namun biaya pembuatannya lebih mahal. Sedangkan kandang litter dinilai lebih mudah dan murah. Kandang mesti ditutupi plastik untuk menjaga kehangatannya. Kepadatan kandang sebaiknya diisi dengan ayam 8-10 ekor per meter persegi. Hal tersebut sangat berpengaruh agar ayam tidak stress dan tidak terhambat perkembangannya.

  1. Pakan

Pakan ayam sebaiknya yang memiliki nutrisi seperti karbohidrat, vitamin dan mineral. Pemberian pakan diberikan dengan sistem selalu ada sehingga ayam bisa lebih cepat tumbuh. Pakan pabrik bisa anda berikan secara bertahap. Jika umur 1-20 hari maka kadar proteinnya sebanyak 23%. Sedangkan umur diatas 20% mesti memiliki kadar protein sebesar 20% dari jumlah pakannya. Anda bisa menambahkan vitamin yang dicampur pada air minum dengan takaran 1 cc/1 liter air setiap hari.

  1. Vaksinasi

Vaksinasi ayam sebaiknya dilakukan 2 kali dalam 1 periode. Yang pertama pada umur 4 atau 5 hari sedangkan yang kedua pada umur 21 hari. Pemberian vaksin bisa dengan cara tetes mata serta suntik bagian dada. Tujuan dari vaksinasi ini untuk membunuh bibit penyakit serta membuat sistem imun ayam lebih optimal. Dengan demikian hasil panen pun tidak akan mengecewakan.

  1. Panen

Ayam potong sudah bisa dikatakan efektif dipanen jika sudah berumur minimal 29 hari. Untuk mengoptimalkan keuntungan anda mesti memilih ayam yang ukurannya besar. Jika anda menginginkan indukan lebih berkualitas, lakukan proses panen dengan cara pemilihan sehingga anda bisa memilah mana yang siap dijual serta bisa digunakan sebagai indukan kembali.

Demikian beberapa panduan mengenai ternak ayam potong yang bisa anda praktekan. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *