elektronika

Perintah debuging sistem mikroprosesor menggunakan dosbox

pada materi kali ini saya akan membahas dasar-dasar bagaimana cara melakukan debugging pada mikroprosesor menggunakan dosbox.

hal pertama yang harus dilakukan silahkan install terlebih dahulu tool debugingnya.kali ini saya akan menggunakan dosbox.

langsung saja silahkan menuju ke halaman resminya di www.dosbox.com, kemudian silahkankan didownload sofwarenya dengan cara silahkan klik menu dowload kemudian pilih sesuai dengan operating sistem di komputer anda.

setelah anda melakukan download sofware, langkah selanjutnya silahkan install sofware tersebut dengan cara double klik saja installernya.

setelah sofwarenya dosboxnya anda install nanti akan muncul tampilan seperti pada gambar dibawah ini.

diatas adalah gambar default dari tampilan dosbox ketika pertama kali kita membukanya.

berdasarkan gambar diatas kita berada di drive Z, yaitu default drive dari dosbox.Bagamana caranya merubah dari drive Z menjadi drive dikomputer kita?.

pada materi kali ini saya akan menggunakan drive D dengan nama Folder ASM.

berikut ini adalah syntax untuk merubah dari drive Z menjadi Drive D :

berdasarkan gambar diatas saya menulis

Z:\> mount D D:\asm

jadi saya akan masuk di drive D dengan nama folder ASM kemudian saya tekan enter.nah gambar diatas khan masih di drive Z.langkah selanjutnya adalah silahkan ketik :

Z:\> D:   ( tekan enter)

nanti akan tampil seperti pada gambar dibawah ini :

setelah kita berada di drive D seperti pada gambar diatas, maka langkah selanjutnya adalah kita melakukan perintah debug dengan cara ketik

D:\>debug

seteleh anda ketika debug kemudian tekan enter makan nanti akan muncul command selanjutnya.

setelah itu silahkan ketik R.R adalah salah perintah command untuk melihat register – register yang ada di mikroprosesor.dibawah ini adalah tampilan yang akan muncul ketika kita ketik R.

berdasarkan gambar diatas ada berbagai macam register yang muncul seperti AX, BX, CX , DX , SP , BP, SI, DI,dll. yang mana register-register diatas sudah kita pelajari sebelumnya.

Bagaimana caranya ketika kita mau mengisi register AX misalnya?.untuk mengisi register AX  syntaxnya seperti dibawah ini :

  • -RAX
  • AX = 3837
  • -RBX
  • BX = 1234
  • R

berdasarkan syntax diatas kita akan mengisi register AX dengan nilai 3837 kemudian kita akan mengisi register BX dengan nilai 1234, kemudian untuk melihat, apakah registernya sudah terisi atau belum bisa menggunakan perintah R.

selain perintah debuging dan perintah R untuk mengisi register ada perintah lainya seperti dump.dump ini adalah salah satu perintah debug yang fungsinya untuk melihat alamat memory yang ada di mikrokomputer.

berdasarkan gambar diatas mucul format alamat memori segmen : offset, dimana segmennya dimulai dai alamat 06B0 atau ternyata register CS dan alamat offset dimulai dari 0100(alamat IP).

kemudian disamping segmen: offset ada yang namanya kode ascii dalam bentuk heksadesimal.

berdasarkan gambar diatas ada kode ascii C3, maksudnya C3 disini adalah tanda titik.kemudian disebelahnya ada kode ASCII 0 maksudnya belum ada datanya alias masih kosong.

kemudian command debug yang lain ada assembler atau A, fungsinya adalah untuk menuliskan program assembler.dibawah ini adalah contohnya.

berdasarkan gambar diatas kita akan memulai menulis assembly pada alamat 100 dengan perintah -A100 kemudian ketikan perintahnya yaitu saya akan memindahkan data BX ke AX dengan syntax MOV AX,BX.

kemudian melihat data yang kita tulis sudah tersimpan dimemori atau belum bisa kita lihat dengan mengggunakan perintah -R.

ternyata datanya sudah tersimpan di memori tapi kenyataanya data AX dan BX belum berubah.nah untuk mengeksekusinya dengan menggunkan perintah -P dan akhirnya data AX sudah berubah.

ok jadi tadi kita sudah belajar perintah-perintah dalam debug ada R, D , P dan A.untuk selanjutnya kita akan mencoba perintah debug lainya yaitu enter (E)

pada percobaan kali ini saya akan mencoba mengisi alamat memori dimulai dari alamat 3000H.

jadi ketika saya mengetik E3000 , maka nanti kita akan masuk kedelam alamat memori.jadi bukan dialamat register ya…

Coba lihat gambar yang saya kasih tanda kotak warna merah.disana saya mengisi data dimulai dari alamat memori 3000 kemudian saya isi data 45, ketika data yang kita isi cuma 45 saja, maka untuk mengakhiri bisa ditekan enter saja.

nah untuk melihat datanya bisa dilakukan dengan perintah DUMP (D).berdasarkan gambar diatas ketika kita ketik D maka akan muncul data sebelumnya.

supaya data yang barusan kita input tadi muncul, maka perintahnya adalah :

-D3000 tekan enter

kemudian ada perintah debug lainya lagi seperti T(Trace), fungsinya untuk mengetahui apa saja proses yang sudah kita lakukan.

Perintah Q (quit) fungsinya adalah untuk kita keluar dari workspace yang ada didalam dosbox.sebernya perintah-perintah debug ini tidak hanya yang sudah saya sebutkan diatas, tapi masih banyak perintah-perintah debug lainya.

ok itu dulu tentang pengenal perintah-perintah debug dalam sistem mikroprosesor.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!