Mengenal Human Machine Interface

Human Interface Station (HIS) atau sering disebut Operator Station  digunakan untuk melakukan monitoring terpusat  proses dari  control room,

menyajikan informasi  plant  terkini kepada operator melalui  graphical user interface (GUI),  sehingga operator dapat melakukan fungsi operasi,  maintenance  dan troubleshooting,  Pengembangan  variable proses, parameter kontrol, alarm, dll.

Pada umumnya HMI adalah berupa komputer dengan display Monitor dimana kita bisa melihat keseluruhan system dari layar tersebut. Layaknya sebuah komputer, HMI biasanya dilengkapi dengan keyboard dan Mouse, atau  touch screen.

Suatu HMI didalam sistem DCS didukung oleh suatu perangkat komunikasi, server database, kontroler, modul input output, serta peralatan instrumentasi dari lapangan.

gambar HMI

4.1.1.    System View

Tambahkan definisi umum dari system view. Untuk membangun system pengendalian menggunakan DCS selain diperlukan hardware juga diperlukan software. Software merupakan perangkat lunak yang berisi bahasa pemrograman yang nantinya akan disimpan dalam suatu memory yang terdapat pada CPU modul atau Processor Module. Fungsi program ini sebagai aturan yang harus dilaksanakan oleh processor dalam melakukan aktivitasnya. Pada DCS telah disediakan suatu data base dimana bila kita melakukan perubahan atau mengisi data base yang disediakan maka processor akan melakukan DCS akan bekerja dengan menggunakan processor yang ada pada FCS

.

Untuk melakukan perubahan data base diperlukan password atau key engineering yaitu dengan mengarahkan posisi switch pada Operator Station ke Posisi ENG. Selanjutnya menu engineering dibuka melalui key ENG pada operator Keyboard. Umumya terdapat tiga bagian utama pada tampilan pada menu yaitu system konfigurasi, perubahan tampilan operator station, dan perubahan konfigurasi dalam FCS. Untuk melakukan perubahan-perubahan fundamental ini adalah personal yang berwenang dalam merubah system DCS misalnya Engineer. Sedangkan untuk operator hanya mengoperasikan DCS sesuai proses plantnya.

System View merupakan induk dari semua fungsi engineering agar dihasilkan menu operasi yang handal dan mudah bagi operator. System View hanya bisa diakses oleh personel yang berwenang dengan akses password/key. Dalam menu ini terdapat menu-menu untuk mendesain, misalnya menambah jumlah station. Station disini adalah semua peralatan yang terhubung dengan bus controller. Jadi bisa berupa field control station ataupun operator station, atau engineering work station. Untuk mengedit function block, mendefinisikan trend, control group dan lain-lain hanya bisa dilakukan di menu system view.

Untuk kemudahan operasi, bar window dibawah ini selalu muncul, dan posisinya selalu berada diatas, dan tidak bisa ditutupi oleh window yang lain apabila kita ingin membuka jendela baru. Bar window seperti ini disebut system message window.

gambar system view

Kondisi default umumnya System View langsung terkoneksi dengan target Field Control Station kecuali bila didefinisikan berbeda. Jadi bila kita membuat sebuah project, maka secara default hasil project utama akan langsung terhubung dengan FCS.

4.1.1.    Graphic Window

Merupakan menu yang berisi gambar-gambar diam maupun animatif sebagai interface antara operator dengan proses yang ada di plant. Gambar yang dibuat bisa dua dimensi ataupun tiga dimensi. Tetapi umumnya untuk gambar yang kompleks biasanya dibuat dalam dua dimensi dan warna yang tidak variatif. Tujuannya adalah untuk memudahkan (user friendly) operator untuk mengoperasikannya. Sedangkan untuk proses yang sederhana bisa gambar bisa dibuat tiga dimensi agar lebih interaktif dan tidak membosankan bagi operator. Gambar yang animatif ini di-link-kan dengan data-data yang ada dilapangan sehingga tampilan yang ada di screen ini merupakan representasi sepenuhnya proses.

4.1.1.    Trend Window

Trend window umumnya digunakan untuk melihat perubahan nilai variable proses, tetapi bisa juga nilai varibel yang lain misalnya set point maupun manipulated variable. Setiap nilai perubahan variable selalu terkait dengan waktu. Jumlah maksimal pena trend adalah 8 yang dibedakan berdasarkan warna untuk tiap trend window.

trend windows

4.1.1.    Tuning Window

Tuning window digunakan untuk menganalisa sebuah loop proses, yaitu untuk mendapatkan komposisi nilai parameter control PID. Pada panel ini akan ditampilkan sebuah faceplate dari controller, trend tuning yang menginisiasi tiga variable perubahan yaitu SV, PV, dan MV, serta informasi perubahan numeric dari masing-masing variable dan setting batas alarm, batas MV, SV. Yang lebih penting lagi dari tuning window ini adalah memasukan nilai PID. Nilai parameter PID didapat dengan cara tuning misalnya dengan metode kurva reaksi. Kurva reaksi akan didapat dengan menganalisa perubahan parameter proses yang tampil pada trend window disamping faceplate controller ini.

tunning windows

4.1.1.    Operator Guide Window

Operator Guide window memberikan informasi kepada operator mengenai keadaan semua proses. Panel ini akan memberikan notifikasi berupa bunyi buzzer dan flashing kepada operator. Titik berat dari panel ini adalah memberikan semua informasi kegiatan proses dan yang telah dilakukan oleh operator, serta memberikan tuntunan kepada operator mengenai apa yang harus dilakukan bila tiap step proses atau alarm terjadi.

4.1.1.    Process Alarm Window

Proses alarm window memberikan informasi kepada operator mengenai status proses. Informasi ini sebatas keadaan tiap instrument dan tidak memberikan arahan ke pada operator mengenai tindakan atau saran yang harus dilakukan. Secara otomatis message ini sudah termasuk dalam system DCS, jadi engineer tidak perlu melakukan customisasi terhadap message ini.


error: Content is protected !!